PENGUSAHA MIKRO KECIL MENENGAH SEBAIKNYA TAHU :

UMKM yang berciri-cirikan manjemennya berdiri sendiri, modalnya juga miliknya sendiri, daerah pemasarannya lokal, aset perusahaannya kecil dan jumlah karyawan yang dipekerjakan terbatas biasanya terbentur dengan pembuatan Akuntansi saat pengembangan usaha era globalisasi.


Dalam rangka mempersiapkan persaingan global, Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pati memandang bahwa Pengusaha Wajib memahami Akuntansi. Atas dasar kebutuhan itu, Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pati bekerjasama dengan Universitas Muria Kudus (UMK) memberikan solusi belajar Akuntansi demi kepentingan bisnisnya.


Acara yang bertema Pengembangan Klaster Bisnis mengundang peserta UMKM khusus Klaster Kopi Kabupaten Pati.  Bintek bertempat di Aula Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pati Jl. Sunan Muria 4 Pati selama 3 Hari (8 – 10 Oktober 2019).

Diharapkan setelah acara ini, pengusaha mampu membuat laporan akuntansi sehingga tahu kemampuan usahanya dan minimal sebagai persyaratan pengembangan permodalan usaha.


Digaris bawahi oleh nara sumber SRI MULYANI, SEI. M.Si (Dosen Program Study Akuntansi UMK), secara akademis manfaat akuntansi bagi pengusaha adalah dari laporan laba rugi bisa menganalisa usahanya untuk memprediksi usahanya. Selain itu dari laporan keuangan bisa untuk dasar pengembangan usaha terutama kalau ingin membuka cabang usaha.


Peserta 30 orang, semuanya pengusaha kopi.  Antusias peserta diekspresikan dengan baanyaknya pertanyaan saat mengikuti pembelajaran. 


Ada hal terunik pada bintek kali ini. Peserta membawa contoh produk kopi, diseduh dan diminum sendiri saat jam istirahat. Alhasil, tersedia berbagai macam rasa kopi.     

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.